Langsung ke konten utama

Syair Sunan Kalijaga

Sluku-sluku bathok

Hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja.
Waktunya istirahat ya istirahat.
Untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi seimbang.
Bathok atau kepala kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuannya.

Bathoké éla élo

Dengan berdzikir (éla-élo = Laa Ilaaha Ilallah), mengingat Allah.
Syaraf neuron di otak akan mengendur.
Ingatlah Allah, dengan mengingat-Nya hati menjadi tentram.

Si Rama menyang Solo

Siram (mandilah, bersucilah) menyang (menuju) Solo (Solat).
Lalu bersuci dan dirikanlah salat.

Oléh-oléhé payung mutho

Maka kita akan mendapatkan perlindungan (payung) dari Allah, Tuhan kita.

Mak jenthit lolo lo bah

Kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu.
Tak dapat diprediksi tak juga terkira.
Tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat.

Wong mati ora obah

Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang.

Yen obah medéni bocah 

Banyak Jiwa Yang-Rindu Untuk-Kembali Pada-Allah ingin minta dihidupkan.
tapi Allah tak mengizinkan.
Jika mayat hidup lagi maka bentuknya pasti menakutkan dan madlaratnya tentu lebih besar.

Yén urip goléko dhuwit

Kesempatan untuk beramal hanya ada di saat sekarang (selagi mampu sekaligus ada waktu) bukan di nanti (ketidakmampuan dan hilangnya kesempatan), tempat beramal hanya di sini (Dunia) perbanyaak ibadah




Sir-sir pong udele bodong
 
Maksudnya adalah agar kita hidup menempuh jalan yang benar.

Sunan Kalijogo luar biasa ya dengan bahasa yg sangat sederhana.
Semoga bermanfaat.....




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAHASIA KECERDASAN DIBALIK SEORANG PEROKOK

RAHASIA KECERDASAN DIBALIK SEORANG PEROKOK Pada suatu hari seorang wanita aktivis anti tembakau sowan ke ndalem Kiai. Bermaksud meminta fatwa tentang bahaya rokok.“Iya, rokok memang berbahaya. Saya setuju sekali sama sampeyan, Mbak,” kata Kiai mantap. Wajah aktivis LSM anti tembakau yang bertamu siang itu pun langsung berbinar. “Begini...” lanjut beliau. “Merokok itu nggak bisa dilakukan sambil terburu-buru. Anda bisa makan, minum, mandi, bepergian, bahkan bekerja dengan cepat dan tergesa. Tapi tidak untuk merokok. Merokok mesti dilakukan seperti... hmmm... gerakan-gerakan shalat. Harus tuma’ninah istilahnya, Mbak. Sedot, tenang, pengendapan sesaat... baru nyebul. Isep lagi, tenang dan pengendapan lagi...sebul lagi. Begitu terus-menerus. Lihat, ngudud sama sekali bukan aktivitas yang cocok untuk orang yang gegabah dan grusa-grusu…” “Lho, maaf, katanya bahaya, yai? Kok malah nggak bahas bahayanya?” Si aktivis tampak tidak sabar. “Sebentar..,” sambil tersenyum bijak sang Kiai mem...

PITUTUR JOWO

PITUTUR JOWO TAHUN 2015 " Dunyo iki wis tuwo, wis tuwo tur keronto-ronto " Akeh putro wani karo wong tuwo, Akeh joko dadi dudo, Akeh dudo ngaku joko, Akeh prawan nglairke putro tanpo bopo, Akeh omah ibadah ra tau disobo, Sing disobo malah omahe tonggo, Diajak ibadah mesti semoyo, Jare sambat boyoke loro. Elingo yen sak wayah-wayah dipundut Sing Kuwoso, Ora enom ora tuwo. Malaikat podo ngincer sing leno. Mulo jo lali ibadah madhep Sing Kuwoso. Yen mati ben mlebu surgo, Yen mlebu surgo jo lali Hp-ne digowo, Ben iso ngabari lan BBM-an karo konco-konco, Yen mlebu neroko Hp-ne ra usah digowo, amergo sinyale ra ono, Urip iku mung sedelo. Mulo konco, tulung pitutur iki disebarno marang konco, Sing meneng berarti rumongso, Sing mesem lan ngguyu berarti kulino, Sing manyun berarti ra'iso boso jowo ..... !!!

16 quote Gus Mus

16 QUOTE GUS MUS   KH. Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Leteh, Rembang. Selain sebagai sosok kyai, beliau juga merupakan tokoh budayawan yang giat menulis. Berikut beberapa nasihat-nasihat ringan yang sarat akan makna dari Gus Mus :  1. Kebenaran kita berkemungkinan salah, kesalahan orang lain berkemungkinan benar. Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.  2. Kalau Anda boleh meyakini pendapat Anda, mengapa orang lain tidak boleh.  3. Jangan banyak mencari banyak, carilah berkah. Banyak bisa didapat dengan hanya meminta. Tapi memberi akan mendatangkan banyak dan berkah.  4. Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum.  5. Apa yang kita makan, habis. Apa yang kita simpan, belum tentu kita nikmati. Apa yang kita infakkan justru menjadi rizki yang pal...